9 Alasan Mengapa Perempuan Harus Perawan Sampai Menikah

9 Alasan Mengapa Perempuan Harus Perawan Sampai Menikah
9 Alasan Mengapa Perempuan Harus Perawan Sampai Menikah

9 Alasan Mengapa Perempuan Harus Perawan Sampai Menikah – Sedari kecil kita diberikan pemahaman bahwa hubungan seksual selayak suami istri hanya layak dilakukan selepas menikah. Kenapa wanita harus virgin. Tetapi pelajaran seks tidak dijelaskan secara terbuka kepada anak-anak remajasehingga topik mengenai hubuingan seksual menjadi hal yangsering menimbulkan keingitahuan besar bagi anak remaja Di masa sekarang yang sudah semakin bebas ada baiknya perlu tahu apa saja kerugian-kerugian jika melakukan sex pra nikah.

Resiko dari sex pra nikah semua orang pasti sudah pada tahu, yaitu HAMIL dan akhirnya MBA alias Married By Accident (kalau sudah gini siapa yang malu…). Fakta Menarik memberikan 7 Alasan Mengapa Perempuan Harus Perawan Sampai Menikah  yang perlu untuk diketahui:

1. Vagina Belum Siap dimasukin Benda Asing
Sebelum Umur 20-an Organ Paling Vitalmu Belum Siap Dimasuki “Benda Asing”. Kamu Akan Lebih Berisiko Terjangkit Kanker ServiksHubungan seksual melibatkan penetrasi penis pria ke dalam vagina wanita. Maka sebenarnya, vaginamu dimasuki oleh “benda asing” saat melakukan hubungan seksual.

2. Sex Pra Nikah Menyebabkan Kamu akan Dihantui Perasaan Bersalah

Sekali kamu melakukannya dan meskipun mungkin tidak ada seorangpun yang tahu, rasa bersalah akan selalu menghantui. Bahkan bisa jadi kamu akan menjadi benci pada dirimu sendiri karena tidak bisa menolak tekanan untuk melakukan hubungan sex. Perasaan seperti ini memang tidak mendominasi, tapi biasanya akan selalu muncul setiap waktu dan akan selalu menjadi bagian darimu.

“Ya gak pa-pa dong? Kan suka sama suka, dia juga sudah mau tanggung jawab kalau ada apa-apa.”

Sayangnya sistem kerja alami organ kewanitaanmu tidak selalu sejalan dengan keinginan dan otak.Sebuah studi yang dilakukan oleh British Journal of Cancer menunjukkan bahwa semakin muda seorang wanita melakukan hubungan seks, makin besar pula kemungkinannya untuk terkena kanker leher rahim.Penelitian tersebut membandingkan potensi terkena kanker leher rahim pada wanita yang pertama kali melakukan hubungan seksual pada usia 20 tahun dan 25 tahun.

Hasilnya, wanita yang melakukan hubungan seks pertama kali pada usia 20 tahun lebih punya risiko besar terkena kanker leher rahim dibandingkan ia yang mulai aktif secara seksual di usia 25 tahun.Hal ini pun dibenarkan oleh dr. Junita Indarti Sp.OG, dalam berita yang pernah dilansir oleh Metro TV. Menurutnya, seorang perempuan sebaiknya menunda berhubungan seks sampai berusia matang, setidaknya 20 tahun.Sebab di usia sebelum 20 tahun, sel-sel sedang sangat aktif berkembang biak. Jika leher rahim terkena Human Papilloma Virus (HPV), virus penyebab kanker serviks, maka sel akan dengan sangat mudah bermutasi menjadi sel kanker.

3. Karena Kamu Bisa Menjadi “Sexual Person“ dan Segala Sesuatunya Tidak Akan Pernah Lagi Sama Seperti Semula.

Seperti kalau pernah mencoba sesuatu benda additif lainnya, maka ada saatnya rasa kepingin atau ketagihan akan datang. Akibatnya, pikiran akan dipenuhi dengan sex dan menggangu konsentrasi untuk hal lainnya.Dengan kata lain : dewasa sebelum waktunya.

4. Sex Pra Nikah, Maka Kamu Tidak Akan Pernah Menikmati Surganya Bulan Madu

Karena sudah biasa melakukan hubungan sex pra nikah, maka bulan madu yang mestinya asyik dan romantis, bakal jadi seperti liburan biasa. Tidak akan pernah ada sesuatu yang berkesan untuk seumur hidupmu.
5. Sex Pra Nikah Akan Mengubah Cara Pandangmu Tentang Sex – Selamanya

Sex seharusnya sesuatu yang sakral dan menjadi sangat indah jika dilakukan oleh pasangan suami istri. Tapi jika dilakukan sebelum menikah, maka bisa jadi sex berubah menjadi sebagai suatu yang “kotor” dan terlarang. Cara pandang ini bisa terus tertanam di benak kamu, bahkan setelah kamu menikah nantinya. Sayang khan ?

6. Risiko Hamil dan Terjangkit Penyakit Menular Seksual

Dalam sebuah bukunya yang berjudul 19 Minutes, penulis wanita Jodi Picoult pernah menuliskan percakapan antara Ibu dan anak soal hubungan seksual:
Alex (Ibu): “Ingat, setiap kali kamu berhubungan seksual kamu punya kesempatan 50% untuk hamil”
Jodie (Anak): “Yeah”
Walau hanya ditanggapi dengan malas oleh si anak perempuan, namun perkataan Alex sangat benar. Setiap kali kita berhubungan seksual, ada kemungkinan besar bagi perempuan untuk hamil. Walau pakai metode “keluar di luar” atau coitus interruptus, kemungkinan hamil tetaplah ada.

Belum lagi risiko terjangkit PMS yang bukan Pre-Menstruatin Syndrome. Jika pasangan kita “nakal” dan suka gonta-ganti partner seksual, maka lagi-lagi perempuanlah yang dirugikan. Dia yang mau enak kok kita suruh ikut susah? Gak mau ‘kan?

7. Karena Hubungan Pacaran Kamu Bisa Berubah Menjadi “All About Sex“

Pasangan pra nikah yang telah melakukan hubungan sex biasanya akan selalu mempunyai hidden agenda. Kapan dan dimana akan melakukannya…. Tidak jarang karena jadwal rahasia ini mereka harus berbohong, kepada siapa saja. Bentuk-bentuk perhatian akan menjadi bias. Apakah bener-bener tulus atau karena cuma sex. Bahkan terkadang sedang berantem hebatpun akan langsung baikan cuma gara-gara sex, dan melupakan masalah sesungguhnya.

8. Kamu Akan Sulit Lepas dari “The First One”

Biasanya cewek merasakan ikatan yang sulit dilepas dengan cowok yang telah dia berikan virginitasnya. Ini tidak ada hubungan dengan ketakutan kalau-kalau tidak ada cowok lain yang akan menerima dia sesudah tidak virgin. Ini masalah psikologis. Padahal, cowok belum tentu merasakan hal yang sama.

9. Karena Kamu Bisa Menjaga Reputasi dan Tidak Mau “Menyesal” di Kemudian Hari
Hampir bisa dipastikan, teman-temannya akan tahu jika seorang cowok telah melakukan hubungan sex dengan pacarnya. Jadi ini merupakan rahasia

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *