7 Fakta Osama Bin Laden Setelah Kejadian 11 September

1. Osama ‘diciptakan’ CIA : Osama tidak pernah terbukti menerima dana atau dilatih secara langsung oleh CIA selama tahun 1980-an. Begitu pula pengikut Osama. Tidak pernah ada bukti mengenai hubungan langsung mereka dengan CIA. Yang benar, adalah Mujahidin Afghanistan yang pernah diketahui mendapat dana dan pelatihan dari CIA, melalui dinas intelijen Pakistan, ISI. Bantuan itu dikucurkan selama perlawanan Mujahidin kepada Soviet, walau tidak dalam jumlah signifikan.

2. Osama memiliki kekayaan berlimpah : Osama justru dipaksa untuk meninggalkan Arab Saudi tanpa harta sama sekali. Setelah seluruh asetnya dibekukan, dia terbang ke Pakistan dan Sudan. Keluarga besar bin Laden juga telah memutus hubungan keluarga dengannya. Dia juga tidak mewarisi harta ayahnya. Yang dipunyai Osama adalah kontak dengan sejumlah orang, yang memudahkannya menggalang dana.

3. Osama bertanggung jawab atas pengeboman WTC tahun 1993 : Ramzi Yousef, pelaku utama dari serangan teror itu, boleh jadi bekerja untuk Khaled Sheikh Mohammed yang merupakan operator independen saat itu. Mohammed baru mulai bergabung dengan Al-Qaeda tahun 1996 dan bahkan menjaga jarak dengan Bin Laden.

4. Dana Osama dari bisnis narkotika : Tidak pernah ada bukti apapun yang mendasari tuduhan ini, termasuk dalam dokumen pemerintah Inggris paska 9/11 tentang Al-Qaeda.

5. Osama tidak pernah berada dalam situasi berbahaya : Tidaklah benar bahwa Osama seorang diri membunuh jenderal Soviet dan lalu merampas AK-47–sebagaimana yang berulang kali diklaim Osama. Namun, berbagai laporan saksi menyatakan dia terlibat dalam pertempuran di Jaji pada 1987 dan lalu perang Jalalabad tahun 1989.

6. Osama tinggal di gua : Di akhir 90-an, untuk kepentingan propaganda Al-Qaeda, Osama mengundang sejumlah wartawan yang ingin mewawancarainya di gua-gua di Tora Bora di timur Afghanistan. Padahal, Osama tinggal di sebuah kompleks yang nyaman, dekat peternakan kolektif Hadda peninggalan Soviet yang dimiliki tuan tanah stempat. Pada tahun 1999, dia lalu pindah ke sebuah kompleks perumahan dekat Kandahar. Saat dibunuh, Osama tinggal di sebuah rumah yang nyaman di Abbotabad, Pakistan. Di antara dua kurun waktu itu, tidak ada bukti apapun bahwa Osama pernah tinggal di gua. Pemimpin senior Al Qaeda lainnya juga tampak tinggal di sejumlah rumah semi-benteng yang umum ditemui di wilayah suku-suku setempat.

7. Semasa muda, Osama sering berpesta pora di Beirut, sebelum menjadi militan dan fundamentalis : Tidak ada bukti soal ini. Osama muda justru dikenal sebagai sosok yang pemalu dan taat, kawin muda, dan sering menghabiskan waktu untuk mempelajari kitab suci.