Beberapa Negara Penghasil Emas Terbesar

5. Rusia

Dulu, Siberia ditakuti warga Kekaisaran Rusia. Sebab, para kriminal akan dikirim ke sana. Ternyata, ada tambang emas besar di Siberia Timur, atau tepatnya di Krasnoyarsk. Berdasarkan perhitungan pada 2012, tambang emas bernama Olimpiada tersebut memiliki cadangan sebesar 47,5 juta ounce, dan sempat memproduksi emas sebesar 943 ribu ounce pada 2016. Penambangan di Olimpiada dioperasikan oleh Polyus yang saat ini dimiliki oleh miliarder Rusia, Said Kerimov.

4. Uzbekistan

Selanjutnya, tambang emas terbesar keempat di dunia ada di Uzbekistan dengan perkiraan kandungan emas sebesar 50 juta ounce. Tambang emas bernama Muruntau ini terletak di Padang Pasir Kyzyl, dan dimiliki oleh pemerintahan Uzbekistan. Walaupun sempat menghasilkan hampir 2,2 juta ounce emas pada 2016, namun pemerintah Uzbekistan enggan membeberkan informasi lengkapnya.

3. Papua Nugini

Papua Nugini memiliki cadangan emas terbesar ketiga di dunia. Lokasi emas tersebut berada di Provinsi Irlandia Baru, timur laut Port Moresby. Diperkirakan terdapat 64,1 juta ounce emas yang dikandung di tambang ini. Persediaan emas di Lihir berada di dalam Kaldera Luise, sebuah kawah gunung berapi yang sudah punah, namun masih aktif secara geotermal. Tambang emas ini 100 persen dimiliki dan dioperasikan oleh Lihir Gold Limited sebelum kemudian merger dengan Newcrest. Keduanya berasal dari Australia.

2. Afrika Selatan

Berlokasi tak jauh dari Johannesburg, ibu kota Afrika Selatan, tambang emas South Deep adalah yang terbesar kedua di dunia. Dulunya, South Deep dikenal sebagai Western Areas Gold Mine. Operator dan pemilik tambang emas South Deep adalah perusahaan bernama Gold Felds yang bermarkas di Johannesburg. Umur tambang South Deep diperkirakan dapat memproduksi emas sebesar 500 ribu ounce tiap tahunnya pada 2023 nanti.

1. Indonesia

Grasberg mungkin masih asing di telinga orang Indonesia, namun bila menyebut Freeport, pastilah masyarakat luas sudah mengetahuinya. Tambang emas Grasberg di Papua adalah yang terbesar di dunia. Diperkirakan cadangan emas Grasberg ada di angka 106,2 juta ounce. Angka tersebut lebih dari dua kali lipat emas di Siberia. Sebelumnya, Freeport Indonesia memiliki saham lebih dari 90 persen di tambang ini. Sekarang, Indonesia, lewat Inalum, berhasil menguasai 51 persen sahamnya dengan membeli hak partisipasi dari Rio Tinto sekitar USD 3,86 triliun (sekitar Rp 55,37 triliun).