8 Fakta Menarik Tentang Pembunuhan Sadis Eno

8 Fakta Menarik Tentang Pembunuhan Sadis Eno
8 Fakta Menarik Tentang Pembunuhan Sadis Eno

8 Fakta Menarik Tentang Pembunuhan Sadis Eno, Kejadian yang mengerikan terjadi pada Eno Parinah, seorang pekerja pabrik yang ditemukan tewas pada Kamis 12 Mei 2016 yang lalu di kamar mess PT Polita Global Mandiri di Kampung Jatimulya RT 01/RW 04, Desa Jatimulya, Kecamatan Kosambi, Kota Tangerang, Provinsi Banten sangat mengejutkan banyak pihak.

Sang korban ditemukan meregang nyawa dengan kondisi mengenaskan. Dengan kondisi hampir tanpa busana, sebuah gagang pacul tertancap di alat vitalnya.Polda Metro Jaya pun menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah RAM, IH dan RA. Banyak hal yang membuat masyarakat penasaran untuk mengetahui tentang Eno Parinah

Banyak beberapa fakta menarik yang terkuak dalam kasus pembunuhan tersebut. Berikut di antaranya:

1. RAM adalah bocah 15 tahun yang masih duduk di bangku SMP
Meski masih di bawah umur, kekejian RAM tergolong sangat luar biasa. Dia dengan tega menancapkan gagang pacul ke alat vital Eno Parihah, 19 hingga tewas. Saat menjalankan aksinya, RAM dibantu dua kawannya IH, 24; dan RA, 20.

2. RAM dan Eno baru berkenalan sekitar sebulan.
Setelah menjalanin hubungan yang singkat itu, keduanya menjalin janji untuk saling bertemu di kamar Eno di Mess PT Polita Global Mandiri di Kampung Jatimulya, Kecamatan Kosambi, Kota Tangerang.

3. Berciuman oke, bercinta no way
Di kamar Eno itu, muda-mudi itu saling memadu kasih. Menurut pengakuan RAM, di dalam kamar itu mereka saling berciuman. Tapi saat diajak bercinta, Eno menolaknya. Alasannya, takut hamil.

4. Geram karena Eno menolak bercinta
Karena Eno menolak bercinta, RAM marah. Bahkan, saat IH dan RA, keduanya malah membantu RAM untuk menganiaya Eno.

5. Tak ada pisau, cangkul pun jadi
Setelah ketiganya berada di dalam kamar korban, IH langsung menbekap wajah korban dengan bantal dan menyuruh RAM mencari pisau di dapur. Karena di dapur tidak ada pisau, selanjutnya tersangka keluar kamar dengan maksud mencari benda lain selain pisau. Ia melihat pacul yang berada tidak jauh dari kamar korban. Tanpa pikir panjang, RAM mengambil cangkul tersebut dan kembali lagi ke kamar korban.

6. Sempat tak tega usai memacul kepala Eno
Saat tersangka sampai di dalam kamar dengan cangkul, Eno masih dibekap bantal oleh IH sedangkan, pelaku lainnya RA memegang kakinya. IH menyuruh RAM memukulkan cangkul tersebut ke arah Eno. RAM pun menurutinya. Satu pukulan dengan cangkul mengena di kepala Eno. RAM berdalih sempat keluar kamar karena merasa tidak tega melihat kondisi korban.

7. Gigit payudara kiri Eno
Karena RAM masih kesal dengan perlakuan Eno yang menolak diajak berhubungan badan, ia pun mengigit payudara korban sebelah kiri hingga membekas. Beberapa kali pukulan pun sempat dilayangkan ketiga orang itu.

8 Status terakhir Eno di Facebook adalah “Hargailah aku, toh itu juga buat kebaikan kamu” tanpa menyebutkepada siapa stus itu di tujukan.

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *