Beberapa Fakta Aneh Tentang Kisah Cinta

Beberapa Fakta Aneh Tentang Kisah Cinta

Hello guys, apakah kalian mengetahui tentang soal cinta itu ada yang memiliki fakta aneh? nah pasti semua orang yang sudah mempunyai pasangan tidak berpikir lagi tentang keanehan dari hubungan cinta tersebut kan guys? nah anda yang harus ketahui adalah fakta fakta apa aneh di kehidupan cinta. di karenakan anda juga bisa mengetahui jenis keanehan dalam cinta ini. ada beberapa fakta unik yang aneh dalam cinta, yaitu sebagai berikut :

1. Cinta Dapat Terjadi Hanya Dalam Waktu 4 Menit
Ya, dengan kata lain “cinta pada pandangan pertama”. Mungkin cinta pandangan pertama ini adalah fakta paling aneh dari emosi yang kita sebut “cinta” ini. Bagaiman mungkin seseorang bisa langsung jatuh cinta hanya dengan pandangan pertama? Beberapa mengatakan hal ini hanyalah kebohongan semata, sedangkan beberapa lainnya mengatakan hal ini benar apa adanya. Sebuah penelitian melalukan eksperimen terhadap sekelompok hewan dan menemukan bahwa hewan cenderung langsung mencari pasangan dengan genetik yang sama. Walaupun tidak diketahui apakah hal ini dapat diimplementasikan ke manusia, namun mungkin saja secara tidak sadar cinta pada pandangan pertama ini terjadi karena Anda melihat seseorang dengan genetika yang mirip dengan Anda.

2. Cinta Itu Bukan Datang Dari Hati
Hati sangatlah sering dikaitkan dengan perasaan cinta, tapi nyatanya tidak seperti itu. Cinta itu bukan datang dari hati tapi dari otak. Terlebih lagi, hati yang sering kita sebut-sebut di dada ini sebenarnya adalah jantung. Otak kita berperan penting dalam hal atraktifitas, spesifiknya terkait atas pheromone. Sebuah penelitian melakukan uji coba pheromone dengan menggunakan bau ketiak para wanita yang menunjukkan bahwa otak kita mendeteksi bau pheromone melalui sebuah organ yang disebut Organ Vomeronasal. Otak kita kemudian melepaskan sebuah bentuk kimia yang menyebakan perasaan “jatuh cinta” dan menyebabkan jantung kita berdetak lebih cepat dan secara persepsi umum menyebabkan banyak orang menyebutnya sebagai “perasaan dari hati.”

3. Detak Jantung Yang Sama
Seberapa manis dan mengagumkan ini: sebuah penelitian menemukan bahwa sepasang kekasih yang sudah bersama agak lama akan dapat memiliki detak jantung yang berdetak dalam waktu yang sama. Lebih uniknya lagi, mereka juga menemukan bahwa detaik jantung para wanitalah yang akan mengikuti detak jantung para pria. Tidak diketahui secar apasti apa penyebabnya, namun pastinya adalah ini aneh nan menakjubkan.

4. Cinta Dapat Menjadi Penangkal Rasa Sakit
Anda pasti pernah mendengar istilah kuno yaitu obat yang paling ampuh di dunia adalah cinta. Hal ini memang benar adanya dan telah terbukti secara ilmiah. Ketika Anda sedang jatuh cinta, interaksi Anda dengan pasangan akan mengakibatkan otak melepaskan hormon Oxytocin yang berfungsi untuk meringankan rasa sakit seperti sakit kepala contohnya. Oleh karena itu kebanyakan orang yang sedang sakit akan mengalami penyembuhan secara signifikan ketika orang yang dicintainya datang menjenguk ataupun merawatnya.

5. Obsesif dan Overprotektif itu Terjadi Secara Biologis
Saat seseorang sedang jatuh cinta tidaklah jarang ada orang yang overprotektif atau terlalu obsesif terhadap pasangan mereka. Tapi ternyata perasaan seperti itu dapat terjadi karena alasan biologis. Tubuh kita selalu menghasilkan sebuah senyawa kimia yan disebut dengan Serotonin dan ia berfungsi untuk mengendalikan mood. Kekurangan atas Serotonin sendiri dapat menyebabkan depresi dan anehnya untuk cinta hal ini mempengaruhi seberapa obsesif atau overprotektif seseorang. Saat seseorang sedang jatuh cinta, kadar Serotonin dalam tubuh mereka akan mengurang dan hal inilah yang menyebabkan rasa obsesif ataupun protektif terhadap diri pasangan mereka yang juga mengakibatkan kegelisahan atau kemarahan.

6. Patah Hati itu Nyata
Segala sesuatu yang ada awalnya pasti juga punya akhirnya, hal ini berlaku juga untuk cinta. Kita harus jujur bahwa tidak semua pasangan yang akan kita temui adalah pasangan yang pada akhirnya akan menjadi pasangan hidup kita. Berbagai ketidakcocokkan akan kita dan akhirnya berakhir dengan perpisahan yang disebut patah hati. Sebuah studi psikologis mengatakan bahwa ketika Anda mengalami perpisahan yang disebut “patah hati” ini ternyata hal itu tidak sebatas metafora. Beberapa orang memang dapat merasakan rasa sakit secara nyata seperti rasa nyeri ataupun luka serius di dalam tubuh mereka. Hal ini dikarenakan tubuh manusia itu menakjubkan, saat seseorang mengalami rasa sakit psikologis, otak kita akan merespon perasaan negatif tersebut secara aktif.

7. Cinta itu Memang Manis
Sama halnya seperti cinta itu buta. Ibarat lain juga sering menyebutkan bahwa cinta itu membuat segalanya jadi lebih manis. Lalu apakah hal itu benar? Anehnya adalah ternyata hal ini juga memang benar namun di sisi lain tidak semua pengibaratan emosi lain memberikan rasa nyata yang sama. Seperti contohnya cemburu yang disebutkan memberikan perasaan membara itu tidaklah benar. Cinta membuat semuanya terasa lebih manis ini dibuktikan melalui beberapa orang yang sedang jatuh cinta diminta untuk mencoba sebuah produk air minum yang pada kenyataannya adalah air putih biasa. Terbukti bahwa mereka menyebutkan air itu terasa manis yang pada kenyataannya seharusnya tidak.