Fakta Unik Negara Mongolia

Berada di kawasan Asia Tengah dan berbatasan langsung dengan dua negara besar, yakni Rusia dan Tiongkok, Mongolia termasuk salah satu negara dengan kawasan yang cukup luas di dunia. Tak hanya terkenal akan bentang alamnya yang memikat, yakni perpaduan antara dataran tinggi dan luasnya gurun, Mongolia terkenal sebagai negara paling sepi di dunia.

Negara Luas dengan Kepadatan Penduduk Rendah

Berbeda dengan negara tetangganya, Tiongkok, yang merupakan negara luas dengan jumlah penduduk terpadat di dunia, Mongolia termasuk negara luas dengan kepadatan penduduk yang rendah.

Memiliki luas wilayah seukuran dua kali kawasan Eropa Timur, kepadatan penduduk negara ini hanya sekitar 1.7 jiwa tiap kilometer persegi. Artinya setiap kilometer persegi wilayahnya hanya dihuni oleh 1 hingga 2 orang saja.

Menariknya lagi, populasi hewan ternak disini lebih banyak dibandingkan jumlah penduduknya. Mongol terkenal sebagai negara dengan jumlah populasi kuda terbesar di dunia. Populasi hewan ternak lebih besar daripada jumlah penduduk di Mongolia.

Tradisi Hidup Nomaden yang Masih Bertahan

Tak mudah bertahan hidup di alam yang ekstrim. Oleh karena itu, hidup berpindah-pindah atau nomaden sudah jadi tradisi bagi masyarakat Mongolia. Hingga saat ini, ada sekitar 30-40 persen warga Mongolia yang masih bertahan hidup nomaden.

Biasanya beberapa suku yang nomaden akan pindah bersama semua anggota keluarganya, rumah lengkap dengan seluruh perkakasnya, serta seluruh hewan ternak. Rumah tradisional Mongolia disebut ger. Rumah ini mudah dibongkar pasang serta cukup ringan untuk dibawa.

Rumah berbentuk serupa tenda ini terbuat dari rangka kayu yang dilapisi buluyang dibentuk menjadi semacam kain, sehingga rumah ini jadi cukup hangat untuk ditinggali.

Berjulukan Land of the Blue Sky

Berada diantara dua iklin yakni iklim gurun pasir dan iklim kontinental, membuat negara asal tokoh terkenal Gengis Khan ini memiliki keadaan alam yang ekstrem dan unik. Meski musim dingin lebih lama dibandingkan dengan musim panasnya, kita bisa melihat langit biru yang cerah hampir sepanjang tahun atau sekitar 260 hari.

Tak heran jika julukan Land of the Blue Sky disematkan untuk Mongolia. Di Mongolia, kita bisa merasakan bahwa langit biru cerah tidak selamanya identik dengan cuaca yang hangat.