Tradisi Unik Kaum Wanita di Dunia

Tradisi Unik Kaum Wanita di Dunia Di bumi ini terdapat berbagai suku, ras, budaya, dan agama yang beragam. Ada ratusan negara yang tercatat menghuni planet bumi ini. Tiap negara juga terpecah berbagai wilayah yang masing-masing memiliki adat dan tradisi yang berbeda. Bahkan di antaranya ada tradisi yang aneh.
Beberapa diantaranya adalah :

1. Calon Pengantin Wanita Harus Menangis 1 Bulan Penuh

Calon Pengantin Wanita Harus Menangis 1 Bulan Penuh

Di provinsi Sichuan, Barat Daya China, ada tradisi aneh yang masih dilakukan yaitu dengan menyuruh calon mempelai wanita untuk menangis setiap malam selama satu bulan penuh sebelum hari pernikahan mereka. Bahkan jika wanita tersebut tidak menangis, maka sang ibu harus memukul mereka agar menangis. Hal ini dikarenakan tangisan mereka dipercaya sangat penting untuk acara upacara pernikahan.

2. Wanita Dipaksa Makan Agar Berbadan Besar

Wanita Dipaksa Makan Agar Berbadan Besar

Di beberapa tempat di Mauritania, Afrika, tidak ada kalimat diet, bahkan membenci kalimat diet. Di wilayah ini setiap wanita harus memiliki badan yang gemuk atau obesitas. Mereka percaya bahwa jika wanita gemuk akan membawa keberuntungan dan kemakmuran bagi tiap keluarga.

Jadi wanita yang memiliki badan kurus harus diasupi makanan lebih setiap hari. Keluarga dan warga lainnya tidak peduli jika wanita tersebut mual dan kelelahan karena asupan makanan yang berlebih.

3. Memahat Gigi Menjadi Runcing

Memahat Gigi Menjadi Runcing

Tradisi aneh kali ini berasal dari Indonesia yaitu suku Mentawai yang ada di kepulauan Mentawai lepas pantai barat Sumatra. Diketahui, suku Mentawai sudah ada di kepulauan tersebut sejak 2000 tahun sebelum masehi.

Salah satu tradisi yang ada di suku ini adalah mengukir gigi kaum hawa agar menjadi runcing. Mereka percaya bahwa wanita bergigi runcing terlihat lebih menarik dan memiliki hubungan yang baik antara jiwa dan raga mereka.

Gigi tiap wanita akan diamplas menggunakan pisau kasar. Yang menjadikannya mengerikan adalah prosesnya. Wanita yang giginya diruncingkan tidak mendapatkan obat atau bius sehingga mereka akan merasakan sakitnya saat saraf gigi mereka terkena pisau kasar.

4. Kaum Wanita Diarak dan Dipukuli Sebelum Menikah

Kaum Wanita Diarak dan Dipukuli Sebelum Menikah

Uaupes, Brasil, adalah wilayah yang mengerikan bagi kaum wanita yang ingin menikah. Pasalnya, di sini kaum hawa akan diarak dan dipukul hingga mereka tidak sadarkan diri atau pingsan. Ritual kejam ini dianggap sebagai ujian pernikahan mereka. Jika wanita tersebut masih bisa bangun dari hantaman tersebut, maka wanita itu dianggap layak untuk menikah.

5. Merusak Payudara Menggunakan Batu Panas

Merusak Payudara Menggunakan Batu Panas

Di beberapa kebudayaan di Kamerun, Nigeria, dan Afrika Selatan, masih ada tradisi yang mengerikan dan menyakitkan bagi kaum Hawa. Di sini wanita yang beranjak dewasa akan merasakan sakit dan panasnya batu yang dibakar kemudian ditekan pada payudara mereka. Hal ini dilakukan untuk mengurangi tindakan pemerkosaan. Batu panas tersebut berfungsi untuk merusak jaringan pertumbuhan payudara secara permanen.

6. Wanita Harus Berleher Panjang

Wanita Harus Berleher Panjang

Jika kita berkunjung ke Thailand dan mampir ke suku Karen, kita akan melihat kaum wanita yang berleher panjang. Ini bukanlah kelainan genetik, melainkan tradisi mereka yang membuatnya menjadi panjang. Suku ini percaya bahwa leher panjang merupakan simbol kecantikan. Sejak berumur 5 tahun, wanita di sini harus menggunakan cincin yang melingkar di leher mereka dan akan bertambah seiring dengan usia mereka. Cincin ini digunakan seumur hidup dan tidak boleh dilepas.

7. Kaki mini

 Kaki mini

Selama puluhan abad lampau, China punya standar tersendiri mengenai wanita cantik. Menurut mereka, cantik terletak di kaki. Semakin kecil, semakin cantik. Kecilnya kaki juga berpengaruh pada ketertarikan seksual. Mungkin ini hal yang indah dipandang bagi kaum pria, tapi tidak bagi para wanita.
Mereka harus berjuang panjang demi mendapat predikat cantik. Saat masih kecil, tulang telapak kaki mereka sudah harus dipatah-patahkan demi bisa dibebat dan membentuk struktur kaki yang baru. Karena pertumbuhan kuku yang tak terelakkan, banyak wanita yang merasa kesakitan tak berujung. Tradisi ini sudah tidak dipraktikan, namun wisatawan masih bisa berjumpa perempuan tua yang dulu mengalami hal ini.

8. Piring di bibir

Piring di bibir

 

Menindik bibir bukanlah hal aneh karena banyak suku yang telah menerapkan tradisi ini sejak dahulu. Namun, menaruh lempengan di bibir bukanlah hal yang biasa ditemui. Setidaknya ada 6 data yang menyebutkan bahwa suku-suku kuno menerapkan sistem menaruh lempengan di bibir, baik di bibir atas ataupun di bibir bawah.
Lempengan bibir ini mungkin terlihat aneh bagi Anda, tapi tidak bagi para suku yang menganut. Menurut mereka, wanita terlihat lebih cantik dengan lempengan bulat besar di bibir mereka. Beberapa suku yang masih menerapkan sistem kecantikan seperti ini ada di sepanjang Sungai Amazon dan Afrika.

9. Penutup Hidung

Penutup Hidung

Suku Apatani tinggal di lembah Ziro di negara bagian Arunachal Pradesh di India Timur. Wanita-wanita apatani terkenal sangat cantik dan dianggap yang paling cantik di antara suku Arunachal. Saking cantiknya, mereka harus membuat diri mereka terlihat tidak menarik untuk perlindungan diri dari suku lain yang ingin memperebutkan mereka. Dari sinilah mereka kemudian memakai Yaping Hillo atau penutup hidung dari colokan kayu besar yang dipasang di hidung mereka. Aksesoris berwarna hitam ini dipakai oleh sebagian besar wanita tua suku tersebut, namun menginjak pertengahan abad ke 20 kebiasaan ini sudah mulai terkikis.

 

Baca juga :